Selasa, 01 Mei 2012

UMMB: Pakan Ternak Bergizi Tinggi Karya PATIR BATAN

Februari 12, 2010
Para peneliti dari Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menghasilkan pakan ternak bergizi tinggi yang diberi nama UMMB (Urea Molasses Multinutrient Block). Proses pembuatannya dilakukan dengan memanfaatkan teknik perunut radioisotop yang berkaitan dengan proses fermentasi yang terjadi di dalam perut ternak ruminansia (kambing, sapi, kerbau). Hal ini bersumber dari salah satu masalah yang umum dihadapi peternak tradisional, yaitu rendahnya mutu pakan dengan kandungan serat kasar yang tinggi, berupa jerami, rumput lapangan dan berbagai jenis hijauan lainnya. Jenis pakan ternak tersebut sulit dicerna dan tidak dapat memberikan zat-zat nutrisi yang seimbang untuk mendukung produktivitas yang optimal.
Ir. Suharyono M.Rur.Sci, Peneliti Utama Nutrisi Ternak di PATIR BATAN mengatakan bahwa manfaat UMMB antara lain untuk meningkatkan efisiensi pencernaan ternak, meningkatkan kinerja reproduksi, memperbaiki kandungan gizi, mineral, dan vitamin pada makanan. Dengan mengkonsumsi UMMB, bobot ternak lebih naik hingga empat kali lipat.
Suharyono mengungkapkan pemberian UMMB kepada ternak dapat meningkatkan adalah hasil penelitian yang dapat memberikan peluang kepada peternak untuk meningkatkan produktivitas ternak, baik pada daging maupun susunya. Bila dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan UMMB, maka peningkatan produktivitasnya masih lebih besar. Dengan demikian diharapkan para peternak ruminansia dapat meningkatkan pendapatan melalui usaha peternakan.
Menurut Suharyono, sumber energi dan sumber protein yang ada dalam pakan ternak tersebut dapat diperoleh dari bahan-bahan limbah industri pertanian, misalnya: molase, dedak/ bekatul, onggok, bungkil kedelai, tepung tulang, biji kapuk, daun singkong, urea, lakta mineral, garam dapur, kapur, dan sebagainya. Bahan-bahan ini diproses dan dibuat dalam bentuk padat. Hal ini bertujuan untuk memudahkan penyimpanan dan pengiriman. Hingga saat ini BATAN sudah membuat 6 jenis formula pakan dengan berbagai komposisi yang bertujuan agar dapat diterapkan di daerah yang bahan bakunya dapat disesuaikan dengan formula yang ada.
Selain bahan bakunya mudah diperoleh dan murah, cara pembuatan UMMB ini juga mudah dan sederhana. Para peternak dapat melakukan sendiri sesuai dengan formula yang ada di daerah tersebut. Dengan demikian, peternak dapat membuat pakan ternak sendiri, dan mendorong kegiatan usaha baru dalam produksi UMMB, yang akan meningkatkan pendapatan peternak.
Hingga saat ini, informasi penyebarluasan penggunaan UMMB, kata Suharyono telah diterapkan di 23 propinsi yang meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, yaitu di wilayah-wilayah yang berpotensi peternakan.

Sumber: Ristek
http://indonesiaproud.wordpress.com/2010/02/12/ummb-pakan-ternak-bergizi-tinggi-karya-patir-batan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar